Literasi di Sekolah: Sekedar Tuntutan atau Gerakan Bersama?

Pernah nggak kita berpikir, kenapa sekolah begitu menginginkan siswanya rajin membaca, memiliki wawasan luas, dan aktif dalam berbagai kegiatan literasi, tetapi pada saat yang sama, gerakan literasi yang dibangun oleh siswanya sendiri justru belum mendapatkan perhatian yang merata. Sebelumnya, saya ingin menegaskan bahwa tulisan ini bukan untuk menyebut semua guru malas membaca atau tidak peduli terhadap gerakan literasi. Saya percaya setiap guru memiliki pengalaman dan … Continue reading Literasi di Sekolah: Sekedar Tuntutan atau Gerakan Bersama?

Setahun Delapena

Ketika sastrawan Argentina Jose Luis Borges menafsirkan dengan membayangkan bahwa surga itu adalah sebuah perpustakaan yang didalamnya berisi buku-buku dari berbagai lintasan zaman. Artinya ia sedang intim dengan berbagai kenikmatan yang diberikan surga sebagaimana imajinasinya. Tafsiran dengan unsur metafor itu tentu tidak hanya untuk seseorang, tetapi setiap orang bisa dan berhak menafsirkan makna kenikmatan dengan rasa dan caranya sendiri. Begitupun saya ketika mengenalkan dan menyebarkan … Continue reading Setahun Delapena

Seabad Pramoedya

Pertama mengenal nama Pramoedya Ananta Toer setelah aku membaca novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori yang sedikit banyak mengupas buku-buku pak Pram yang banyak dilarang oleh pemerintah sebelum reformasi 1998. Kenapa pemerintah melarangnya aku belum begitu paham, tetapi membuatku penasaran ingin mengetahuinya, maka aku mulai meminjam buku-buku Pramoedya, terutama seri tetralogi yang begitu terkenal dari Pak Indra Prayana. Pada empat buku seri Tetralogi Buru, … Continue reading Seabad Pramoedya