
Pada tanggal 25 Juni 2025 kemarin SMA Pasundan 8 Bandung mengadakan Pekan Olahraga Antar Kelas (Porak) yang berlangsung selama 3 hari lamanya dengan diisi berbagai olahraga yang ditandingkan. Porak sendiri memang sudah sejak lama ada dan hampir setiap sekolah juga melaksanakannya. Selain itu mengasah dan menguji berbagai keahlian siswa dan siswi terutama dalam berbagai cabang olah raga, kegiatan ini juga sebagai medium hiburan dan kesenangan setelah hampir sepekan penuh menempuh ujian akhir tahun. Dalam porak kali ini terdapat empat cabang katagori yang dipertandingkan. Hari pertama ada pertandingan Play Station (PS) dan game Mobil Legend. Game yang teraplikasi dalam berbagai Hand Phone dan Gadget ini memang cukup menarik tidak hanya bagi kalangan anak remaja tetapi juga dikalangan yang sudah dewasa, bahkan guru-guru juga terkadang memainkannya. Hari kedua, diisi dengan pertandingan Basket antar kelas. Sedangkan terakhir hari Rabu, diisi dengan pertandingan Futsal. Semua permainan yang diselenggarakan sebenarnya hampir didominasi oleh siswa laki-laki, sedangklan perempuan hanya sebagai penonton. Kondisi ini entah karena tidak ada siswi / anak perempuan yang berpartisipasi atau karena tidak ada cabang oleh raga yang memungkinkan anak perempuan turut berpartisipasi.
Salah satu siswi yang kami wawancarai ditengah keramaian penonton Futsal mengatakan, “Oh ya, olahraga kali ini memang kebanyakan cocok untuk laki laki. Kesempatan perempuan buat ikut main sedikit, bisanya di game doang. Mungkin karena faktor fisik juga” kata Arlindia siswi kelas X-1.
Disisi lain, banyak para pemain yang bertanding secara kompetitif dan sportif, menunjukan keseriusannya sebagai perwakilan dari kelasnya. Ditambah dengan dukungan dan teriakan-teriakan pendukungnya masing-masing kelas menambah semakin meriahnya berbagai pertandingan yang digelar. Salah satu siswi bernama Naftalisa mengungkapkan perasaannya sesaat setelah kami melontarkan pertanyaan bagaimana suasana yang sedang berlangsung saat itu, “Wah! Seru, seru banget. Apalagi performa pemain itu berdampak besar banget dengan emosi penonton. Kadang kaget, marah dan greget ngeliatnya. Tapi memang harus dipersiapkan lagi emosinya untuk mencegah hal yang engga diinginkan”. Ungkapnya penuh antusias.

Selain beragam pertandingan, sebagian kelas dan osis juga telah mempersiapkan bazzar untuk melengkapi suasana meriahnya. “Apresiasi banget, mereka udah mempersiapkan ini semua, karena membantu para penonton yang haus dan lapar. Karena hari ini futsal (25/06/2025), jadi kayak lebih lama dari perkiraan” ujar Naftalisa.
Walaupun dengan cuaca panas, pertandingan dilanjutkan dengan semangat dan penonton memilih tempat yang teduh untuk tetap bisa menikmati kelas yang sedang bertanding. Porak kali ini adalah pertandingan terakhir sebagai perwakilan dari kelas masing masing sebelum pergantian dan kenaikan kelas yang akan diumumkan pada 26 Juni 2025.
