Bandung dan Ingatan yang Didekorasi

Bandung, kita mengenalnya—atau setidaknya kita terbiasa menyebut namanya. Kota yangdengan bangga mengklaim diri sebagai tempat Soekarno ditempa, seolah-olah sejarah adalah prestasi yang bisa dipajang tanpa perlu dipertanggungjawabkan. Nama Soekarno berulang di buku pelajaran, pidato resmi, dan plakat-plakat sejarah yang berdiri rapi, steril, dan jinak. Ia hadir, tetapi tidak berbunyi. Dipamerkan, tetapi tidak menuntut apa pun. Maka persoalannya bukan lagi apakah Soekarno pernah hidup dan berpikir … Continue reading Bandung dan Ingatan yang Didekorasi

Catatan Akhir Tahun bersama LBH Bandung

Pada hari Senin (22/12/2025) Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bandung memaparkan statistik beberapa kasus dalam kategorinya tersendiri yang telah didampingi oleh kawan kawan selama tahun 2025. Paparan itu merupakan agenda rutin tahunan yang disampaikan LBH Bandung sebagai bentuk transparansi dan pertanggungjawabannya kepada publik. Laporan tahun ini mengerucut kedalam tema besarnya yaitu: “Otoritarianisme Menggurita, Rakyat Kian Sengsara” disampaikan dalam sebuah pertemuan di 150 Coffee Garden , Jl. … Continue reading Catatan Akhir Tahun bersama LBH Bandung

Imajinasi & Kreasi dalam Kalarafest

Selasa (23/12/2025) menjadi hari berlangsungnya acara Kalarafest sebagaikegiatan menutup akhir semester dan memberikan kesempatan kepada siswa siswiuntuk ikut serta menunjukan telanta minat dan bakatnya dalam bidang got talent. Acara rutin tahunan yang diselenggarakan ini menampilkan banyak sekali kreasi yang unik sekaligus menarik. Kalarafest sendiri kemungkinan merujuk pada arti latin yakni, ‘bersinar terang’ dan tentu harapannya semua kreasi yang ditampilkan siswa itu membawa capaian semangat optimisme yang ‘bersinar’.      … Continue reading Imajinasi & Kreasi dalam Kalarafest

Demokrasi ala Pelajar

Sejak kurang lebih satu bulan yang lalu OSIS SMA Pasundan 8 melakukan berbagai seleksi dalam perekrutan pengurus OSIS periode 2025-2026. Setelah berbagai rangkain seleksi dalam Latihan Kepemimpinan Dasar OSIS, terpilihlah dua pasangan calon untuk menggantikan pengurus sebelumnya yang akan segera turun jabatan. Dua pasangan calon ketua dan wakil ketua OSIS itu ialah : Khoira Salsabila kelas XI F-3 berpasangan dengan Yolanda X E-1 dan  Rheza dari … Continue reading Demokrasi ala Pelajar

Menyoal Pelaksanaan TKA

Dalam era transformasi pendidikan nasional, muncul sebuah instrumen baru yang membawa harapan sekaligus tantangan bagi para pelajar dan pendidik—Tes Kemampuan Akademik atau TKA. Menurut Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, TKA dirancang sebagai bentuk asesment standar yang mengukur capaian akademik murid dengan cara yang lebih objektif dan menyeluruh. Meski belum menjadi syarat kelulusan, keberadaan TKA mulai menggantikan paradigma lama yang menempatkan ujian nasional sebagai satu-satunya tolok … Continue reading Menyoal Pelaksanaan TKA

Bincang Buku; Pulang

Buku Pulang karya Leila. S. Chudori merupakan buku berlatar belakang sejarah Indonesia pada tahun 1965-1998. Namun di didalamnya terdapat pula beberapa unsur fiksi yang di tambahkan seperti unsur persahabatan, percintaan, keluarga, dan keh sosial agar buku ini tidak terlalu terkesan membosankan sebagai buku fiksi sejarah. Novel Pulang menceritakan kisah empat orang buangan politik akibat peristiwa 30 September 1965. Kondisi politik Indonesia pada saat itu tidak … Continue reading Bincang Buku; Pulang

Peluncuran Buku “Dari Sahabat”

Pada hari Rabu 29 Oktober 2025, kami dariPers Pelajar DelaPena SMA Pasundan 8 Bandung bersama Pak Raden Febiansyah selaku guru Bahasa Indonesia pergi ke Universitas Pasundan untuk menghadiri acara bedah buku “Sahabat Sejati” Karya kolaborasi siswa-siswi SMK PASUNDAN 1 Cimahi, SMK PASUNDAN 3 Cimahi, dan Kolej Vokasional  Tanjung Puteri Malaysia. Kolej Vokasional sendiri merupakan lembaga pendidikan formal di Malaysia yang lebih menitikberatkan pada pengembangan pendidikan … Continue reading Peluncuran Buku “Dari Sahabat”

Dimanakah kamu, Kekasih Halaman?

Ada sebuah kesunyian yang semakin nyaring belakangan ini. Bukan kesunyian perpustakaan atau taman bacaan, melainkan kesunyian dari buku-buku yang menunggu untuk dibuka. Mereka berjejal di rak-rak toko, terpajang rapi di etalase, atau mungkin sudah sampai di rumah namun masih terbungkus plastik, menanti belaian perhatian yang tak kunjung tiba. Oktober, Bulan Literasi mengajak kita untuk berhenti sejenak dan bertanya: ke mana perginya para kekasih halaman? Dunia … Continue reading Dimanakah kamu, Kekasih Halaman?

Catatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Pemerintahan Prabowo-Gibran sudah berjalan mulai dari 20 Oktober 2024 hingga 2029 menggantikan Presiden sebelumnya, yaitu Joko Widodo yang lengser setelah memimpin selama 2 periode atau 10 tahun lamanya (2014-2024). Pasangan calon yang identik dengan konsep keberlanjutan ini sudah memimpin Indonesia selama 1 tahun hingga saat ini, apa saja yang terjadi dan dampaknya bagi masyarakat Indonesia? pertanyaan itu tentu akan menuai  pandangan dan pendapat yang beragam. … Continue reading Catatan Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Penyitaan Buku

Pasca Aksi Demonstrasi 29 Agustus 2025 kemarin menuai banyak tanggapan beragam dari masyarakat. Dimulai dari perencanaan yang terorganisir dari beberapa akun akun besar dimedia sosial dan organisasi organisasi kampus yang bergerak atas tuntutan kenaikan tunjangan DPR yang menuai kontroversi hingga memanas karena tindakan para anggota DPR dan aparat dalam menindak aksi hingga menjatuhkan korban jiwa, salah satunya driver ojol, Affan Kurniawan. Tindakan represif dari anggota … Continue reading Penyitaan Buku

Terbawa Arus

“Terbawa arus” tersendiri dalam istilah takdir seringkali diartikan seperti seseorang yang menerima dengan segala apa yang terjadi pada garis hidupnya, tanpa ada perlawanan atau keinginan untuk perubahan ke arah yang lebih baik. Hidupnya bagai air tenang disungai panjang walaupun pada saat yang sama ditempa badai, dihadang dengan robohan pepohonan disekitarnya, bahkan sesekali saluran airnya disumbat dengan sengaja, tetapi terasa tidak menganggu dan mengusiknya. Mungkin begitu … Continue reading Terbawa Arus

Makan Bergizi Gratis di SMA Pasundan 8 Bandung

Salah satu program unggulan dari pasangan Prabowo-Gibran yakni MBG (Makan Bergizi Gratis) yang telah mulai dilaksanakan secara bertahap dari bulan Januari 2025. MBG ini pula yang membedakan dengan pasangan lain pada saat kampanye Pilpres dulu. Program itu cukup mendapat perhatian terutama dari kalangan anak sekolah atau pelajar. Meskipun dalam perjalanan banyak permasalahan yang terjadi, dan kami Pers Pelajar Delapena ingin melihat itu dari sekolah kami … Continue reading Makan Bergizi Gratis di SMA Pasundan 8 Bandung

September Hitam; Kata Siswa

Tagar #SeptemberHitam sudah banyak digunakan dimedia sosial sebagai ekspresi masyarakat dalam menuntut dan mengenang kasus-kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi dibulan September seperti pembunuhan Munir, Peristiwa Tanjung Priok,Tragedi Semanggi II, dll. Dalam pandangan siswa sendiri masih banyak yang merasa asing dengan sebutan September Hitam, walaupun demikian mereka masih mengenal beberapa kasus yang terjadi pada bulan itu, sesuai dengan apa yang dipelajari dalam buku … Continue reading September Hitam; Kata Siswa

September Hitam; Kata Guru

Begitu banyak pelanggaran HAM yang terjadi di bulan September sehingga muncul istilah dalam tagar #SeptemberHitam yang telah digunakan beberapa tahun sejak era Reformasi dimulai sebagaimomen untuk menyuarakan dan mengenang beberapa tragedi dan kekerasan yang banyak menelan korban jiwa. Kami berkesempatan untuk mewawancarai beberapa guru di SMA Pasundan 8 Bandung untuk diminta pandangannya, tentu semua pernyataan tergantung pada perspektif masing masing. Apa pernah mendengar istilah “September … Continue reading September Hitam; Kata Guru

Keadilan untuk Semua

Tajuk September Hitam merujuk pada semua rangkaian catatan tragis pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) yang terjadi pada bulan September dari masa ke masa yang tentunya masih membekas dalam sejarah bangsa kita. Setiap momen September itu kita seakan mengingatkan negara untuk menghormati dan melindungi rakyatnya dari berbagai bentuk kekerasan yang justru kekerasan datang dari negara itu sendiri, dan kita harus terus senantiasa mengingat dan menuntut kebenaran … Continue reading Keadilan untuk Semua

Membaca Ulang Tragedi Tanjung Priok

Mungkin jika mendengar sebuah kisah kelam yg terjadi di Tanjung Priok Jakarta telah membawa sebuah kisah yang tidak hanya menumpahkan darah tetapi menjadi sebuah saksi bahwa pada masa itu ada hak yg sedang diperjuangkan, ada juga nyawa-nyawa yg hilang, dan adanya berbagai penindasan yang membuat saya ingin lebih jauh menelusurinya. Banyaknya pelanggaran HAM (Hak Azasi Manusia) pada bulan September yang membuat keruh negara, dan salah … Continue reading Membaca Ulang Tragedi Tanjung Priok

Catatan Touring ke Curug Ngebul

Ditengah Indonesia yang sedang tidak baik-baik saja pasca gelombang demonstrasi, kami tetap mengisi libur pekan ini dengan agenda touring bersama yang jauh sebelumnya sudah direncanakan. Touring dalam bahasa kami adalah bermain untuk sedikit rehat dari pekerjaan dan rutinitas sehari-hari. Dalam bahasa Johan Huizinga seorang filsuf sekaligus sejarawan Belanda yang mengidentifikasi istilah Homo Ludens atau manusia itu sebagai mahluk yang bermain. Konsep bermain tentunya haruslah membuat … Continue reading Catatan Touring ke Curug Ngebul

Literasi Di Tengah Dusta

Di negeri yang sibuk menggulir layar tapi jarang membalik halaman, kita sering merasa pintar hanya karena membaca judul. Kata-kata kehilangan bobotnya, berita palsu mengalir deras seperti air bah, dan kita—tanpa sadar—meneguknya sampai habis. Apakah kita benar-benar melek informasi atau hanya menjadi pembaca cepat yang buta arah, situasi di tanah merah putih ini telah berkata banyak: rakyat menelan mentah informasi tanpa pernah menimbang atau menelusuri kebenarannya. … Continue reading Literasi Di Tengah Dusta

Krisis di Indonesia

Bendera hitam bergambar tengkorak dinaikkan dengan posisi dibawah bendera merah putih yang suci pada momen hari kemerdekaan, itu merupakan bentuk perlawanan. Sungguh asing negeriku saat ini, dengan kondisi yang kacau dan porak poranda. Semakin tua semakin banyak permasalahan yang dihadapi — layaknya kehidupan manusia itu sendiri — perwakilan rakyat yang menari diatas kekuasaan, menikmati hasil dari jerih payah tuannya yang sekarat hidup dinegeri ini. Presiden … Continue reading Krisis di Indonesia

Hari Kemerdekaan, Menurut Siswa

Bangsa Indonesia sudah masuk usia 80 Tahun pada Agustus ini. Semarak kemerdekaan bergema disetiap sudut negri memperingati momen milik kita bersama, tetapi apa sebenarnya makna dan isi kemerdekaan itu? apa yang sedang dirasakan oleh rakyat pada hari kemerdekaan ini, terutama untuk generasi muda yang seangkatan dengan kami. Untuk itu kami berusaha sedikit mengupasnya dalam laporan khusus kemerdekaan ini dari sisi yang lain, yakni dari siswa … Continue reading Hari Kemerdekaan, Menurut Siswa